About

Indonesia Strategic Intelligence.

Think Strategic. Act Intelligent. Create Impact.

 
MAIN VALUE

INSIGHT.
STRATEGY.
IMPACT.

“Masa depan ditentukan oleh kebijakan strategis hari ini.”

Indonesia Strategic Intelligence (ISI) adalah lembaga pemikir (think tank), kajian, riset, dan konsultan strategis yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis data, analisis, dan pendekatan intelektual multidisiplin untuk menjawab tantangan nasional maupun global.

Mitra strategis bagi pemerintah, korporasi, organisasi, komunitas, dan pemimpin masa depan dalam merumuskan kebijakan, membangun strategi, memperkuat komunikasi, serta menciptakan dampak yang berkelanjutan.

Indonesia Strategic Intelligence (ISI) bukan lembaga baru. Sejak beberapa tahun lalu, ISI hadir sebagai Indostrategic Intelligence, di bawah naungan PT Indostrategic Advisory Group. Rebranding dan repositioning baru INDONESIA STRATEGIC INTELLIGENCE disingkat ISI sejak 28 Mei 2026 untuk memperkuat peran strategis dalam pembangunan nasional Indonesia.

Tim ISI terdiri dari praktisi dan akademisi yang memiliki kompetensi di bidangnya, analisis tajam, integritas dan komitmen yang kuat, visioner, dan jejaring luas. Tim berpengalaman dalam penelitian, kajian kebijakan, perencanaan straregis, komunikasi strategis dan media, serta konsultan pemerintah, korporasi, dan komunitas.

Founder & Chairman: Guntur Subagja Mahardika
Managing Director: Aden Budi
Managing Partner: Riyan Sumindar, Muhammad Ichsan, Agus Syabaruddin
Senior Researcher: I Nyoman Astawa, Yanuardi Syukur, Aris Eko Sedijono, , Muhammad Hamdani, Amirudin, Nova Rini, Sri Agustina Nadeak.

Didukung oleh sejumlah akademisi, konsultan, praktisi, dan profesional sebagai tenaga ahli dan associate researcher.

Management
Aden Budi, Managing Director

Praktisi manajemen bisnis, keuangan, dan investasi strategis. Ia berpengalaman sebagai CEO pada perusahaan fintech.

Memiliki keahlian dalam tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan regulasi di sektor keuangan, serta mendalami kebijakan energi dan aktif dalam komunitas artifical intelligence.

Pendidikan Sarjana Ekonomi (S.E.) Universitas Diponegoro dan Magister Ekonomi (M.E.) Universitas Indonesia. Ia juga mengikuti workshop di dalam dan luar negeri, serta aktif menjadi narasumber dalam berbagai forum dan media. Konsultan pada sejumlah lembaga pemerintah, BUMN, dan swasta.
—–

Founder

Guntur Subagja Mahardika

Ahli kebijakan publik , manajemen strategis, komunikasi strategis. dan strategic intelligence. Ia memiliki ketajaman analisis mendalam dengan pendekaran multidisiplin keilmuan dan memberikan rekomendasi yang menjadi solusi dan implementatif.

Berpengalaman di pemerintahan sebagai Asisten Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia yang membidani ekonomi dan keuangan, dan Tim Asistensi Departemen Keuangan.

Ia juga praktisi bisnis yang berpengalaman memimpin perusahaan properti, agrobisnis, dan media & teknologi informasi. Kini, aktif mengembangkan ekonomi kerakyatan berbasis bisnis berdampak sosial (social enterprise) dan investasi berdampak (impact investing). Di bidang media dan teknologi infomasi, ia menjadi editor dan koordinator desk ekonomi dan politik surat kabar Republika yang didirikan Prof. Dr. B.J. Habibie. Selanjutnya ia menjadi Pemimpin Redaksi pada surat kabar Harian Ekonomi Neraca, dan menjadi Publisher Indonesia News Network (INN). Ia juga melahirkan plarform didital ekosistem desa bernama Desa Digital Global (Dedigo).

Pendidikannya di bidang komunikasi dari Universitas Islam Nusantara Bandung dan mengikuti fellowship program pada Seoul National University (SNU) Korea Selatan mendalami bidang media andnew media industtry. Mendalami ilmu ekonomi, manajemen, dan keuangan, serta belajar ekonomi dan keuangan syariah pada Program Pascasarjana Universitas Indonesia. Ia pernah mengikuti Credit Earning Program (CEP) S3 Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia. Dan kini sedang menyelesaikan program Doktor Ilmu Hukum Tata Negara pada Universitas Krisnadwipayana. Juga mengikuti pendidikan Program Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan (PPNK) Lembaga Ketahan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia.

Di Universitas Indonesaia ia memimpin pusat riset Center for Strategic Policy Studies (CSPS) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (2020 – 2026) sebagai ketua. Kini menjadi Ketua Kajian Kebijakan Strategis pada Center for Strategic and Global Studies (CSGS) Sekolah Pascasarjana Universitas Indonesia (UI). *