
Indonesia Strategic Intelligence (ISI) digagas dan didirikan oleh Guntur Subagja Mahardika, seorang profesional, praktisi, dan akdemisi yang saat ini memimpin Kelompok Kajian Kebijakan Strategis (Strategic Policy Studies Cluster) pada Center for Strategic and Global Studies (CSGS) Sekolah Pascsasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB) / Graduate School of Sustainable Development (GSSD) Universitas Indonesia. Sebelumnya (April 2020 – Maret 2026), ia memimpin pusat riset di UI sebagai Ketua Center for Strategic Policy Studies (CSPS) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI.
Guntur Subagja berpengalaman selaku peneliti, akademisi, konsultan, praktisi bisnis, dan praktisi komunikasi strategis dan media, serta pernah berada dalam pemerintahan dan pusat kebijakan publik di lingkungan Istana Negara sebagai Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI Periode 2019-2024 , dan beberapa tahun sebelumnya menjadi Tim Asistensi Telematika Departemen Keuangan, memantapkan diri untuk berkontrinbusi pemikiran, karya, dan pengalaman, untuk pembangunan nasional Indonesia melalui ISI.
Ia memiliki lantar belakang pendidikan multidisiplin. Saat ini sedang menyelesaikan program Doktor Hukum Tata Negara pada Universitas Krisnadwipayana. Secara otodidak dan praktisi menekuni bidang ekonomi, keuangan, dan investasi, serta mendalami ekonomi dan keuangan syariah pada Program Pascasarjana Universitas Indonesia (UI). Ia juga sempat mengikuti Credit Earning Program (CEP) pada program S-3 Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI. Pendidikan sarjananya di bidang komunikasi pada Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Nusantara. Ia juga mengikuti fellowship program pada Seoul National University (SNU) Korea Selatan mendalami hightech journlism and new media bersama 9 jurnalis internasional terpilih dari berbagai negara di dunia, yang mendapatkan beasiswa Seoul National University (SNU) – LG Sangnam Press Foundation Korea Selatan. Guntur juga mengikuti pendidikan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia, 2024.
Mengawali karirnya sebagai wartawan pada media yang didirikan Prof. Dr. B.J. Habibie surat kabar umum harian Republika (terakhir menjabat Koordinator Desk Ekonomi dan Politik). Kemudian ia menjadi Pemimpin Redaksi surat kabar Harian Ekonomi Neraca. Setelah itu mendirikan Indonesia News Network (INN) dan menjadi konsultan komunikasi strategis melalui perusahannya, antara lain pada Bank Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), BUMN, korporasi swasta, dan organisasi. Ia juga aktif menulis sejumlah buku yang sudah diterbitkan, antara lain: Politik dan BLBI, Mari Menjual Negara, IMF Ala Indonesia, Panglima Tani Moeldoko, Buku G 20: Pulih Bersama Bangkit Perkasa, ASEAN Epicentrum Dunia, dan lainnya. Ia juga aktif menjadi narasumber seminar, kuliah umum, talkshow, media, dan televisi.
Kini ia menjadi social entreprenuer dan investasi berdampak (impact investing) serta aktivitis ekonomi kerakyatan, pemberdayaan masyarakat, dan gerakan ekonomi hijau berkelanjutan (green economy / sustainable economic movement) melalui organisasi Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan (INTANI) dan Yayasan Mitra Mikro. Ia juga menjadi Dewan Pakar Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Dewan Pakar Asosiasi Pedagang Mie Bakso Nusantara (APMISO), Pembina Insan Pariwisata Indonesia (IPI), Wakil Ketua Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (MUI), pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC), dan pada menjabat sebagai Direktur Yayasan Dompet Dhuafa Republika dan memimpin social enteprises DD Korpora sebagai CEO (2019-2020).
Dalam politik ia aktif menjadi tim pemenangan pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin pada Pemilihan Umum 2019 melalui organisasi Arus Baru Indonesia (ARBI). Pada 2024, Guntur yang memimpin sebagai Ketua Umum ARBI, membawa organisasinya sebagai pendukung pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. Dan, menjelang akhir masa kampanye Guntur S Mahardika menggelar acara Curcol Tukang Bakso bersama Prabowo yang dihadiri sekitar 1.000 tukang bakso dan pedagang kaki lima di gedung Sumarecon Bekasi. Prabowo yang sedang berkegiatan di Jawa Tengah dan Yogyakarta, hari itu terbang menyempatkan hadir berdialog dengan para tukang bakso dan pedagang kecil. Kegiatan ini diselenggarakan Yayasan Mitra Mikro yang didirikannya.
Memahami Peran Lembaga Think Tank
Indonesia Strategic Intelligence adalah lembaga think tank berfungsi sebagai penyedia analisis dan ide-ide brilian yang mendukung pengambilan keputusan strategis di berbagai aspek kebijakan publik. Di Indonesia, lembaga ini memainkan peran penting dalam merumuskan kebijakan yang relevan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan menggabungkan pengetahuan akademis dan praktis, lembaga think tank dapat membantu pemerintah dan sektor swasta dalam memahami isu strategis yang tengah berkembang.
Produk dan Layanan yang Ditawarkan
Lembaga think tank seperti Indonesia Strategic Intelligence menawarkan berbagai produk dan layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan klien. Ini meliputi analisis mendalam, policy brief, serta rekomendasi strategis berdasarkan data terkini. Dengan pemahaman yang kuat tentang konteks lokal dan global, lembaga ini berkontribusi untuk meningkatkan kualitas kebijakan serta strategi yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Kontribusi terhadap Berita dan Artikel Terbaru
Selain menghasilkan policy brief, lembaga think tank juga aktif dalam menerbitkan artikel dan berita terkini. Ini memberikan informasi yang diolah dengan baik kepada publik, serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai berbagai isu penting. Melalui berbagai platform termasuk YouTube dan Instagram, hasil penelitian dan analisis mereka dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat luas.
Secara keseluruhan, lembaga think tank seperti ISI memainkan peran yang krusial dalam pengembangan strategi untuk Indonesia. Dengan kontribusi yang berfokus pada pengetahuan dan kebijakan, lembaga ini mampu mendukung tujuan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi negara.*
Tinggalkan Balasan